Cara Jitu Memilih Tabungan Pendidikan Anak

Inspirasi

Jul 12, 2019

Kesadaran akan betapa pentingnya tabungan pendidikan anak mulai meningkat di Indonesia. Meskipun, ketika membahas biaya pendidikan, beberapa orangtua mungkin merasa topik tersebut adalah hal yang paling mengerikan.

Kebanyakan orang tua menginginkan masa depan yang cerah bagi anaknya. Sayangnya, biaya pendidikan yang melambung tinggi tiap tahun menjadi topik yang membuat pusing mereka.

Banyak yang tak segan berutang sana-sini atau mengorbankan kebutuhan pokok lain demi menyekolahkan anak di sekolah unggulan.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, sebaiknya orang tua mulai membuat persiapan sedini mungkin dan memikirkan tabungan pendidikan anak. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai menabung adalah melihat kemampuan finansial pribadi kemudian menyesuaikannya dengan pilihan sekolah yang akan dituju.

Baca Juga: Menyiapkan Pendidikan Anak? Cek 3 Tabungan Pendidikan Terbaik Ini

Tidak bijak rasanya untuk memaksakan kondisi diri dengan tempat sekolah anak. Misalnya, memilih sekolah bertaraf internasonal/elite padahal kondisi keuangan tidak memadai. Ini akan menjadi beban stres tersendiri bagi orang tua dan anak pun bisa cenderung tidak fokus pada sistem pembelajaran.

Selain prestasi sekolah dan lingkungan, orangtua harus memahami benar bagaimana sistem pembayaran suatu sekolah. Terkadang beberapa sekolah tidak hanya menagih uang pangkal dan uang bulanan yang sudah bertarif tinggi, tetapi juga rutin mematok iuran kegiatan, biaya buku, ongkos seragam, dan sebagainya.

Semua elemen ini pun perlu disesuaikan dengan kemampuan pribadi. Kalau dirasa memberatkan di kemudian hari, cari sekolah yang bisa memberi keringanan biaya. Jangan lupa perhitungkan juga adanya inflasi tiap tahun yang berpengaruh pada biaya sekolah.

Maka dari itu, hitunglah target yang ingin diraih dalam jangka waktu tertentu agar biaya sekolah menjadi realistis dan bisa tercapai. Kemudian sisihkanlah minimal 10% dari penghasilan Anda di tabungan tersebut.

Pilih investasi yang aman dan sanggup dilakukan untuk menabung guna biaya sekolah anak seperti sebagai berikut:

1. Tabungan Pendidikan Khusus

Buatlah tabungan pendidikan anak terpisah yang digunakan khusus untuk keperluan pendidikan anak agar tidak terpakai untuk kebutuhan lain. Cari bank/lembaga terpercaya yang memiliki layanan tabungan pendidikan anak dengan bunga yang lebih besar dan dilengkapi asuransi jiwa.

Sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan pada diri Anda, target tetap tercapai. Pertimbangkan juga memilih asuransi pendidikan karena premi tidak akan dibebankan ketika terjadi hal yang tidak terduga terjadi pada Anda misalkan kematian.

2. Investasi Emas

Investasi jenis ini terbilang aman, tidak rumit dan hampir tiap tahun selalu naik harganya. Sejak tahun 2001, harga emas bisa naik 20-37% tiap tahun.

Dana investasi ini bisa digunakan untuk meringankan beban biaya sekolah anak hingga jenjang yang lebih tinggi. Asalkan jangan sebentar-sebentar menjual emas yang sudah Anda kumpulkan.

Investasi ini cukup mudah. Ketika dana yang sudah Anda sisihkan terkumpul, Anda bisa membeli emas ketika harganya turun dan menjualnya beberapa tahun kemudian ketika harganya sudah naik.

Untuk alasan keamanan, lebih baik membeli emas di tempat terpercaya serta bersertifikat resmi.

Anda juga bisa memanfaatkan fitur beli emas pada aplikasi pluang, yang memungkinkan penggunanya membeli emas mulai dari 0,01 gram (sekitar Rp6500 tergantung harga pada saat pembelian).

3. Tabungan Berjangka

Cara menabung ini juga bisa menjadi salah satu langkah jitu untuk menabung biaya sekolah anak bahkan hingga perguruan tinggi. Tabungan pendidikan anak berjangka ini berbentuk perjanjian menabung dengan beberapa periode waktu tertentu, yang cenderung tidak terlalu lama.

Salah satu metodenya bisa dengan sistem auto debit. Dana yang telah disepakati akan otomatis ditarik dan dimasukkan dalam tabungan berjangka.

Minimal Anda bisa menyisihkan dana di tabungan tersebut selama satu tahun sebelum dicairkan. Keuntungannya juga lumayan besar, bisa sampai ratusan ribu atau jutaan rupiah tiap bulannya. Tabungan ini juga lebih meringankan dibanding deposito apabila Anda tidak punya dana awal yang lumayan besar.

4. Ajak Anak Ikut Menabung

Tak hanya orang tua, anak juga harus diajarkan ikut menabung. Tidak ada kata terlalu dini untuk mengingatkan anak atas pentingnya menabung dan tidak boros. Tabungan pendidikan anak bisa disiapkan oleh orang tua sekaligus anak itu sendiri dengan menyisihkan pengeluarannya. Untuk itu, tentu orang tua perlu memilihkan jenis tabungan yang paling cocok dengan karakteristik anak.

Buatlah rekening pribadi atas nama anak. Kemudian, ajarkan anak menyisihkan sedikit uang saku atau uang jajannya untuk dimasukkan ke rekening setiap bulannya.

Atau Anda bisa juga membelikan celengan yang diletakkan di meja belajarnya. Cara ini juga efektif melatih kepribadian dan motivasi sang anak agar semakin giat belajar hingga jenjang pendidikan paling tinggi seperti perguruan tinggi.

Keempat cara itu tentu belum sempurna tanpa perencanaan yang matang di awal. Sediakan waktu dengan pasangan, dan juga ajak bicara anak, tentang rencana dan impian jangka panjang secara berkala untuk menyempurnakan trik-trik itu tentu sangat dianjurkan.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Baca Juga:

Investasi Dana Pendidikan, Pilih Saham atau Emas?

4 Cara Tepat Menyiapkan Biaya Pendidikan Anak

Perhatikan Ini Untuk Persiapan Dana Pendidikan Anak