Ini Perbedaan Pola Pikir Miliarder dengan Orang Biasa

Panduan Investasi blog-image

Nov 17, 2020

Ketika orang kaya atau miliarder berpikir tentang berapa banyak portfolio investasi mereka dalam ekuitas, faktor yang paling banyak dikutip yang memengaruhi keputusan mereka adalah nasihat dari penasihat keuangan mereka.

Ini menurut studi terbaru tentang apa yang ada di benak investor miliarder dengan portfolio bernilai setidaknya US$1 juta.

Para peneliti di Yale School of Management dan University of Toronto memulai dengan pertanyaan kepada hampir 2.500 investor miliarder berpenghasilan tinggi.

Kemudian profesor James Choi di Yale dan Profesor Adriana Robertson di Universitas Toronto membandingkan jawaban tersebut dengan penelitian mereka sebelumnya.

Penelitian itu tentang sikap investasi ekuitas dari survei perwakilan nasional dengan sekitar 1.000 orang di semua tingkat pendapatan.

Baca juga: Apa itu velocity of money?

Apa yang ada dalam pikiran miliarder saat membicarakan ekuitas?

Berbeda dengan pentingnya masukan dari penasihat keuangan kepada investor miliarder bernilai tinggi, sample investor yang representatif secara nasional di semua tingkat pendapatan menempatkan nasihat dari perencana keuangan di nomor 23 pada daftar faktor.

Di antara anggota sample perwakilan nasional yang dipekerjakan, 47.5% mengatakan “tahun sampai pensiun” adalah faktor yang sangat penting ketika memutuskan bagian mana dari portfolio mereka yang diinvestasikan dalam ekuitas.

Jangka waktu investasi sebelum pensiun adalah faktor penting kedua yang paling sering dikutip bagi investor miliarder yang bekerja.

Hampir 26% orang kaya, investor yang bekerja mengatakan masa pensiun mereka sangat penting dalam keputusan alokasi ekuitas.

Meskipun risiko penyakit adalah faktor yang paling banyak dikutip untuk semua investor dalam sample sehari-hari, itu adalah faktor keenam yang paling banyak dikutip untuk investor kaya (20%).

Kurangnya pengetahuan tentang bagaimana berinvestasi adalah faktor ketujuh yang paling banyak dikutip dalam sample yang representatif (36%) dan menempati urutan ke-21 di antara yang kaya, hampir 11%.

Yang pasti penelitian menunjukkan, investor kaya dan miliarder sehari-hari didorong oleh sejumlah kekhawatiran yang sama. Itu termasuk tahun-tahun sampai pensiun, risiko sakit dan biaya cidera dan kebutuhan akan uang tunai.

Risiko bencana pasar saham yang langka juga membebani pikiran kedua kelompok. Ini adalah faktor keempat yang paling banyak dikutip untuk sample representatif dan kelima untuk sample kaya.

Demikian pula, kedua kelompok tidak terlalu menekankan faktor-faktor seperti kiat berinvestasi dari non-profesional atau “aturan praktis”, seperti menginvestasikan satu persen dalam saham yang didasarkan pada 100, dikurangi usia seseorang.

Tetapi, penelitian ini masih merupakan pengingat yang kuat bahwa orang-orang melihat pasar saham yang sama secara berbeda—terutama saat volatilitas yang tinggi.

Ini juga menggarisbawahi bagaimana biaya kesehatan tampak besar bagi banyak orang dan berperan dalam keputusan

Baca juga: 7 Langkah Optimal untuk Bangun Portofolio Investasi dan Neraca Keuangan

Miliarder cenderung lebih nyaman dan yakin memiliki kemampuan menavigasi pasar

Profesor Choi mengatakan bahwa investor yang lebih kaya menunjukkan tingkat kenyamanan yang lebih dalam dengan pasar, serta memiliki keyakinan pada kemampuan diri merea menavigasi pasar.

Lebih lanjut Choi memperingatkan agar tidak terlalu banyak membaca kisaran persentase yang luas antara sample survey kaya dan sample yang mewakili secara nasional. Ini karena bisa saja para miliarder menggunakan skala yang berbeda secara internal.

Para investor miliarder kaya secara keseluruhan mengatakan saham “momentum tinggi” memberikan hasil yang diharapkan lebih rendah daripada “saham momentum rendah”.

Tetapi peneliti mencatat lebih banyak orang dalam sample perwakilan melihat sebaliknya.

Momentum berkaitan dengan tingkat perubahan harga. Secara historis, saham momentum tinggi memiliki pengembalian rata-rata yang tinggi.

Kesenjangan saran

Sekitar dua pertiga dari peserta survei kaya memiliki semacam penasihat profesional. Tetapi data lain menunjukkan banyak orang pergi tanpa nasihat profesional.

Tiga perempat orang mengatakan kepada CNBC dan Acorns Invest In You Savings Survey tahun lalu bahwa mereka mengelola keuangannya sendiri.

Salah satu alasannya mungkin biaya nasihat profesional. Menurut situs web keuangan pribadi NerdWallet, banyak penasihat bekerja berdasarkan persentase, menagih 0.25% hingga 1% dari akun klien.

Penasihat lain bahkan dapat mengenakan biaya tetap yang berkisar dari US$2.500 hingga US$7.000 per tahun.

Nasihat keuangan itu mahal. Untuk seseorang dengan sedikit aset, sering tidak ekonomis untuk mendapatkan nasihat secara profesional.

Lain lagi dengan investor miliarder yang kaya, ada banyak dollar untuk menyebarkan kegunaan nasihat itu.

Beberapa penasihat keuangan tidak terkejut dengan perbedaan antara dua kelompok investasi.

Ketidaksesuaian tersebut tentunya didasarkan pada persepsi bahwa perencanaan keuangan ditujukan untuk para miliarder. Padahal, banyak penasihat keuangan menyatakan bahwa layanan mereka bisa digunakan oleh siapapun.

Munculnya akun broker diskon, dengan pengurangan biaya dan komisi, telah menjadi keuntungan bagi investor publik. Baik miliarder atau orang biasa.

Sayangnya, ini juga memunculkan ilusi bahwa membayar untuk perencanaan atau nasihat keuangan tidak diperlukan.

Banyak yang beranggapan nasihat ini adalah semacam pengeluaran tak bernilai. Bahkan miliarder sekalipun kerap berpikiran sama.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

 Sumber: marketwatch

Simak juga:

Bantu kami membangun aplikasi investasi yang sesuai untukmu

Unduh aplikasi Pluang di iOS atau Android dan bergabunglah bersama lebih dari 800.000+ orang yang telah merubah cara mereka berinvestasi.

google-play apple-store