Tak Terpengaruh Pandemi, Ini 5 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes 2020

Kisah Sukses

Jul 21, 2020

Saat kita bicara tentang orang kaya Indonesia yang tinggal di Jakarta, kita bisa merujuk beberapa area sebagai wilayah “old money” dan kita tahu di mana populasi orang terkaya di Indonesia ini tinggal.

Menteng, Pondok Indah, Kelapa Gading, dan bahkan wilayah Kemang dan Senopati langsung menempati jejeran daftar pemilik “old money” ini. Meski, seiring waktu, jumlah kelompok upper class dan kelas menengah atas ikut meningkat dan menjadikan area di mana orang-orang kaya ini tinggal tak lagi terkesan terpusat.

Dengan pertumbuhan ekonomi saat ini, jumlah orang kaya di Indonesia diperkirakan akan melonjak 57 persen menjadi 1.060 orang selama empat tahun ke depan. Pertumbuhan orang terkaya di Indonesia ini menduduki peningkatan tertinggi kedua di Asia Tenggara.

Pertumbuhan ultra-high-net-worth-individuals (UNHWIs), alias individu-individu dengan nilai USD 30 juta, di Indonesia juga diproyeksikan menjadi yang tertinggi kelima di dunia. Secara substansial, ini lebih tinggi daripada rata-rata global dan Asia, menurut Wealth Report 2020 oleh perusahaan konsultan properti Knight Frank.

“Di Asia Tenggara, Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan UHNWI tertinggi kedua di bawah Vietnam,” ujar associate director Justin Eng saat peluncuran laporan. “Pertumbuhan ini dipicu oleh kelas menengah yang sedang tumbuh dan pertumbuhan PDB yang kuat di atas 5 persen.”

Baca juga: Sukses di Usia 30 Tahun, Ini 30 Nama Mereka yang Berhasil di Dunia Keuangan

Situasi para orang kaya di Indonesia di tengah pandemi

Proyeksi dalam Wealth Report 2020 yang dirilis Knight Frank tersebut tentu terlepas dari pandemi yang sedang berlangsung. Pertimbangan laporan didasarkan pada data tahun lalu.

Meskipun, pada 2019, ekonomi Indonesia tumbuh 5,02 persen, lebih rendah dari pencapaian 2018 sebesar 5,17 persen, karena ekspor dan investasi yang meredup.

Tahun lalu, Forbes Indonesia merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Peningkatan kekayaan dari orang kaya Indonesia ini secara gabungan sebesar USD 5,6 M hingga rekor USD 134,6 M, sekitar 12 persen dari PDB negara.

Laporan Knight Frank juga menggarisbawahi bahwa sekitar 41 persen dari ultrakaya global bermaksud untuk mendiversifikasi aset mereka karena ketidakpastian ekonomi.

Namun, pandemi ini sedikit mengubah proyeksi tersebut. Sekitar 70 persen manajer finansial di Asia secara aktif menyesuaikan klien mereka sebagai respons terhadap perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian saat ini.

Sekitar 28 persen portofolio investasi dialokasikan untuk sektor properti, 21 persen di ekuitas, dan 19 persen di obligasi.

“Individu umum UHNWI menjual aset berisiko mereka untuk membeli aset yang lebih aman dan kurang berisiko. Semua orang sedikit gelisah dan memutuskan untuk mendiversifikasi investasi mereka,” ujar Justin.

Baca juga: Populasi Orang Terkaya di Dunia Ada di Mana?

Jadi, siapa “top five” orang kaya Indonesia yang masih bertahan di tengah pandemi ini?

Lima belas orang Indonesia berhasil melewati pandemi ini dengan tetap melihat peningkatan kekayaan mereka terlepas dari pergolakan ekonomi akibat COVID-19.

Kelima belas orang kaya Indonesia ini dilansir oleh Forbes Real Time Billionaires pada 29 Juni lalu. Bagaimanapun, fakta ini tentu kontras dengan perkiraan 3,78 juta orang yang diprediksi pemerintah akan kembali masuk ke garis kemiskinan sebagai akibat pandemi.

Hartono Bersaudara sebagai orang terkaya Indonesia masih menempati posisi pertama. Budi Hartono dan Michael Hartono dengan jumlah kekayaan USD 37,3 M.

Berikut ini daftar 5 orang terkaya yang masih bertahan dalam daftar tersebut:

#1 R. Budi & Michael Hartono

Kekayaan USD 37,3 M

Duo bersaudara terkaya Indonesia ini dikenal sebagai pengusaha tembakau dan rokok Djarum, yang diwarisi dari ayah mereka (Oei Wie Gwan). Tidak hanya Djarum, mereka juga memiliki aset lain, yang sebagian besar diperoleh dari investasi sebesar 1 persen saham di Bank Central Asia (BCA) dan perusahaan elektronik Polytron.

#2 Keluarga Widjaja

Kekayaan USD 9,6 M

Eka Tjipta Widjaja, alias Oei Ek Tjhong, dikenal sebagai pemilik Sinar Mas Group. Ia juga terkenal lantaran produksi minyak kelapa sawitnya yang merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia dan menjadikannya salah satu orang kaya Indonesia dalam daftar Forbes. Wafat pada 2019, kekayaannya dialihkan kepada ahli warisnya.

#3 Prajogo Pangestu

Kekayaan USD 7,6 M

Prajogo berhasil naik 7 peringkat dari posisi ke-10 pada 2018. Kekayaannya terus melonjak berkat bisnis polypropylene-nya. Bisnis bahan plastik ini digunakan untuk produksi alat tulis, komponen kendaraan, hingga alat-alat laboratorium. Ia juga mendirikan Barito Pacific. Selain itu, ia juga memiliki sebagian saham di BCA.

#4 Susilo Wonowidjojo

Kekayaan USD 6,6 M

Susilo Wonowidjojo, alias Cai Daoping, merupakan anak ketiga dari Surya Wonowidjojo, pendiri perusahaan rokok kretek, Gudang Garam. Perusahaan rokok ini menghasilkan setidaknya 70 miliar batang per tahun. Sebelumnya, pimpinan Gudang Garam sempat dilimpahkan pada Rachman Halim, anak pertama Surya. Namun, Rachman wafat pada 2008 dan pimpinan digantikan oleh Susilo dan menjadikannya orang kaya Indonesia dalam daftar Forbes.

#5 Sri Prakash Lohia

Kekayaan USD 5,6 M/Rp78,9 T

Mulanya, Lohia membangun bisnis pemintalan benang yang dibantu oleh ayahnya. Dari bisnis ini, ia lantas beralih menjadi pengusaha dasar botol plastik. Kini, bisnisnya ini yang menjadi salah satu dari sumber kekayaannya. Selain itu, ia juga mengembangkan bisnis di industri petrokimia. Perusahaannya ini pun telah melakukan ekspansi hingga ke Afrika.

Sumber: The Jakarta Post, Forbes, Kompas, Cekaja

Simak juga:

Ini 6 Ciri Kelas Menengah Menurut Standar AS, Kamu Termasuk Salah Satunya?

Tidak Kunjung Kaya? Ini 10 Alasan yang Menghambatmu Jadi Orang Kaya

Saingi Amerika Serikat, Ini 9 Orang Terkaya di Dunia Asal Cina