Tetap Produktif Meski Kerja dari Rumah, Ini 9 Trik dari Para Freelancer Sukses

Apr 09, 2020

Kerja dari rumah (working from home/WFH) menjadi anjuran warga di sebagian besar negara untuk mengatasi COVID-19. Sudah mulai jenuh? Cobain dulu tips bekerja di rumah yang bikin kamu produktif dan “nyambung” ke teman-teman kerjamu.

Bahkan sebelum adanya pandemi corona, jumlah pekerja yang kerja dari jarak jauh (remote working) juga telah meningkat seiring kemajuan teknologi.

Sekitar 70 persen tenaga kerja startup di era digital ini beroperasi di luar kantor setidaknya satu hari dalam seminggu. Pengaturan kerja jarak jauh yang bisa dikerjakan dari rumah ini sudah merupakan tuntutan gaya hidup baru.

kerja dari rumah

Jika kamu tergolong baru dengan mode “kerja dari rumah”, terutama karena WFH dalam masa pandemi ini, kamu bisa pelajari beberapa tips nyaman bekerja di rumah ala freelancer.

Dalam survei teranyarnya, FlexJobs menemukan bahwa 30 persen responden meninggalkan pekerjaan karena tidak menawarkan fleksibilitas bekerja dari jarak jauh dan masih menerapkan cara kerja konvensional.

Sementara 80 persen mengatakan mereka akan lebih loyal kepada perusahaan jika mereka diberi lebih banyak fleksibilitas, termasuk pilihan untuk kerja dari rumah.

Kenapa orang-orang ini menyukai bekerja di rumah dan apa yang bisa kamu pelajari dari mereka? Yuk, simak tips berikut ini.

Baca juga: Sudah Mulai Bosan WFH? Ini 5 Trik Santuy Menghadapi COVID-19

Kerja dari rumah memang terkesan “bebas”, tapi ada harga yang harus dibayar

bekerja di rumah

Orang-orang mungkin membahas dengan antusias tentang betapa nyamannya bisa dengan bebas bekerja dari rumah ala freelancer hari ini. Jasa desain, tulis-menulis, dan komunikasi dengan klien bisa dilakukan dari jauh.

Tapi, rupanya, begitu kamu mencoba sendiri, bekerja dari rumah tak semenyenangkan apa yang kelihatan dari jauh. Beberapa orang yang melakukan WFH sudah mulai merasa jenuh dan bosan. “Yang dipandangin cuma layar dan tembok,” ujar sebagian besarnya.

Memang, otak kita selalu merasa nyaman dengan koneksi sosial. Ketika kita bekerja secara konvensional dan bicara tatap muka dengan rekan kerja, sensasinya berbeda dengan komunikasi yang dimediasi layar.

“Koneksi antara perorangan memang penting,” ujar Dan Schawbel, penulis Back to Human: How Great Leaders Create Connection in the Age of Isolation. “Jika kamu merasa kesepian saat bekerja dari rumah, kamu cenderung tidak dapat melakukan pekerjaan terbaik karena secara psikologis kebutuhan tidak terpenuhi.”

Jadi, bagaimana nih kiat-kiatnya supaya kamu bisa mengatasi “hambatan psikologis” ini dan tetap bisa produktif di rumah?

Baca juga: Hindari Bosan WFH dengan Maraton Film, Begini Cara Langganan Netflix

#1 Perbanyak komunikasi tatap muka, dibandingkan lewat email

“Kamu bisa merasa komunikasi lebih nyaman saat berkomunikasi secara langsung. Jika kamu mengirim banyak email, sebagian besar bisa salah diartikan,” ujar Schawbel.

Solusi sederhana untuk persoalan kurangnya komunikasi ini adalah meningkatkan waktu tatap muka antara kamu dengan rekan kerja atau manajer.

#2 Tetap proaktif dengan bos kamu, jadwalkan waktu one-on-one

Terkadang kamu mungkin bakal merasa terlalu banyak mencuri waktu bosmu jika ia memberi masukan. Ini mestinya bisa diakali dengan jadwalkan pertemuan khusus yang fokus.

Membicarakan pekerjaan dan manajerial kantor akan membuatmu paham arah produktivitasmu di perusahaan dengan gambaran besar.

#3 Cocokkan jadwal kerja dari rumah dengan jadwal rekan kerjamu

Karena sebagian besar kerja butuh koordinasi, saat kamu kerja dari rumah. maka kamu mesti pastikan secara jadwal, penyelesaian pekerjaanmu akan sesuai dengan jadwal rekan kerjamu.

#4 Tetap terhubung setidaknya dengan satu orang rekan kerjamu lewat video chat

Jika kamu memiliki rekan kerja yang membuatmu merasa nyaman, saat bekerja dari rumah, pastikan kamu tetap terhubung dengannya.

Bicarakan juga hal-hal di luar urusan kantor supaya kalian bisa merasa lebih rileks.

Baca juga: 9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

#5 Tetapkan jadwal kerja dan buat ruanganmu mendukung produktivitas

bekerja di rumah

Jika perusahaan tidak menentukan jadwal tertentu bagimu kerja dari rumah, tetapkanlah sendiri jadwal yang nyaman bagimu. Bikin batasan dengan orang-orang di rumah. Kapan kamu tidak boeh diganggu sama sekali dan kapan kamu merasa bisa diajak berinteraksi.

Tentukan jadwal utama di mana kamu akan bekerja setiap hari pada waktu yang sama. Jika perlu, aturlah bagaimana kamu berpakaian atau ruang kerja yang paling nyaman buatmu.

#6 Jika kantormu menerapkan absensi online atau ruang chat untuk bahas kerja dari rumah, gunakan secara aktif

Sebagian besar perusahaan hari ini sudah menggunakan teknologi dengan maksimal. Absensi hingga pembahasan seputar pekerjaan dapat dilakukan langsung lewat chat dan berlaku real time.

Jika bos atau rekan kerjamu mendiskusikan sesuatu denganmu via grup chat kantor, pastikan kamu tetap proaktif. Ini menunjukkan bahwa kamu menyesuaikan jadwalmu dengan mereka dan menghargai mereka juga.

#7 Setelah jadwal kerja dari rumah berakhir, segera “pulang”

Karena kamu telah mengatur jadwal kerja dari rumah, maka kamu perlu pastikan bahwa kamu tidak memikirkan persoalan pekerjaan lagi setelah jadwal berakhir.

Terapkan kebiasaan yang menunjukkan bahwa ini adalah waktumu untuk menyelesaikan pekerjaan. Freelance sukses pada umumnya tahu bahwa jika mereka telah selesai kerja, maka mereka akan membersihkan meja, mematikan laptop aau komputer, dan bahkan mengganti pakaian.

#8 Jika distraksi menghambatmu kerja dari rumah, cari cara untuk mengurangi distraksi

Kamu bisa mengatur berapa lama menggunakan internet atau media sosial. Sebagian besar ponsel pintar hari ini menyediakan fitur untuk menjaga “digital wellbeing” dari penggunanya dengan membantu membatasi distraksi media sosial atau penggunaan internet berlebih.

Atau, tinggalkan ponselmu atau apa pun yang dapat mendistraksimu jauh dari jangkauan selama kamu bekerja.

#9 Evaluasi pekerjaanmu, bisa dengan kirimkan update ke bos atau buat catatan sendiri untuk dirimu

Yang terpenting dari menjaga produktivitas agar tetap “jalan” adalah dengan memastikan kamu terus memantau dan mengevaluasi kerjamu.

Kamu bisa bikin lembar evaluasi dengan variabel tertentu dan melihat apakah progress-mu menjanjikan selama sepekan terakhir. Kerja dari rumah memang membutuhkan perhatian yang lebih ekstra supaya semuanya dapat berjalan dengan optimal.

Sumber: NBC News

Simak juga:

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!