Data Ekonomi Eropa dan Asia Dongkrak Harga Minyak Dunia Naik 3,1%

Jun 30, 2020

Berbeda dari tren pada hari sebelumnya, harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan hingga 3,1 persen pada penutupan perdagangan Senin (29/6). Penguatan harga minyak dunia saat ini didukung oleh data ekonomi Asia dan Eropa.

Padahal, baru sehari sebelumnya harga minyak mentah dunia masih tertekan lantaran pasar khawatir pandemi COVID-19 masih akan bawa dampak resesi.

Harga minyak dunia pekan sebelumnya untuk jenis Brent berada di level USD 40,41 per barel, dan jenis West Texas Intermediate (WTI) sebesar USD 37,91 per barel. Sebelumnya, pelemahan harga minyak mentah dunia ini telah terjadi selama sepekan. Ini lantaran kasus baru positif pandemi COVID-19 di beberapa negara justru terus bertambah.

harga minyak mentah dunia

Namun, pada hari ini (30/6), harga minyak mentah dunia menguat. Harga minyak dunia saat ini untuk Brent naik 69 sen atau 1,7 persen. Harga menjadi USD 41,71 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus menguat USD 1,21 atau 3,1 persen menjadi USD 39,7 per barel di New York Mercantile Exchange.

Penguatan ini berkat data ekonomi Asia dan Eropa. Data komisi Eropa tunjukkan perbaikan di seluruh sektor pada Juni 2020. Sementara itu, keuntungan industri di China meningkat untuk pertama kalinya setelah enam bulan alami penurunan.

Baca juga: 3 Grafik Ekuitas di Bursa Saham Global Tunjukkan Penurunan

Sentimen ekonomi Eropa dan Asia menguat, harga minyak mentah dunia naik

Kenaikan harga minyak dunia pada Selasa (30/6) waktu Indonesia tunjukkan dukungan kuat data ekonomi Asia dan Eropa yang alami perbaikan.

Data-data ekonomi ini berhasil menahan laju penurunan harga minyak lantaran kekhawatiran akan resesi. Sebelumnya, masyarakat global khawatir akan kasus baru positif COVID-19 yang terus bertambah begitu lockdown dilonggarkan.

Sejauh ini, data worldometer mencatat 10.409.239 kasus positif COVID-19 per Senin (30/6) dengan 508.084 meninggal.

Karena kasus yang terus bertambah ini, beberapa negara bagian di AS menerapkan pembatasan kembali. Terutama di wilayah dengan kasus yang meningkat tajam. Di antaranya California, Texas, dan Florida, tiga negara bagian AS dengan penduduk paling padat.

Kendati pasar masih khawatir akan gelombang berikutnya dari pandemi corona, penguatan data ekonomi Asia dan Eropa ini bantu sentimen positif bagi penguatan harga minyak mentah dunia.

Data Bloomberg pukul 06.53 WIB catatkan harga minyak mentah dunia jenis Brent untuk kontrak pengiriman Agustus 2020 naik 1,68% ke level USD 41,71 per barel.

Sementara, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Agustus 2020 bertambah 0,51% ke level USD 39,76 per barel.

Baca juga: Investasi Emas Non-Fisik dalam Bentuk Emas ETF vs Emas Berjangka, Apa Bedanya?

Terlepas pemulihan ekonomi Eropa, situasi pandemi di AS masih picu kekhawatiran

Pemulihan ekonomi di Eropa yang ditunjukkan oleh data ekonomi Komisi Eropa berhasil mendongkrak sentimen ekonomi naik dari 67,5 pada Mei jadi 75,7 pada Juni. Meski masih jauh di bawah rata-rata 100 sejak 2000.

Kenaikan sentimen ekonomi ini melingkupi banyak sektor, yang tertinggi pada sektor ritel dan jasa. Peningkatannya tersebar di Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, dan Belanda.

Bersamaan dengan dukungan data ekonomi Eropa terhadap harga minyak mentah dunia, indeks saham AS juga menguat pada Senin (29/6). Kenaikan indek saham ini pun menambah dukungan bagi harga minyak.

Akan tetapi, kondisi di beberapa negara bagian AS sempat menghambat pemulihan permintaan bahan bakar minyak atau BBM, “Pasar menyoroti risiko signifikan terhadap permintaan bensin,” ujar pihak JBC Energy dikutip dari Reuters, Selasa (30/6).

Apalagi, Texas dan Florida merupakan konsumen bensin terbesar. “Pasar terus resah tentang pemulihan permintaan, karena pihak berwenang meninjau kembali strategi pembukaan kembali,” ungkap analis ANZ, merujuk kasus di ketiga negara bagian tersebut.

Perusahaan minyak dan gas (migas) AS juga masih khawatir kondisi ini dapat kembali menekan harga minyak mentah dunia sewaktu-waktu. “Pengusaha menunda pengembalian karyawan mereka ke kantor dan itu akan berdampak pada kembalinya permintaan bensin,” ujar Presiden Lipow Oil Associates Andrew Lipow.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: Katadata, CNN Indonesia, Katadata

Simak juga:

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!