Booming Gadget Jadi ‘Pelarian’ di Kala Pandemi

Serba-serbi blog-image

Nov 18, 2020

Masa gadget harusnya sudah berakhir. Demikian sebuah pernyataan dalam new york times. Namun, pandemi COVID-19 telah mengubah segalanya, dan gadget kembali booming.

Ponsel pintar, tablet, dan jam tangan pintar mengkanibal perangkat yang lebih lemah di sekitarnya, termasuk kamera, pemutar musik, GPS, pelacak kebugaran, dan perangkat game.

Pandemi COVID-19 rupanya menyelamatkan nasib gadget, di mana orang-orang yang dipaksa mengunci diri dalam karantina dan social distancing menjadi pecandu gadget yang panik.

Orang-orang ini kemudian membeli gadget untuk menghabiskan waktu luang semasa pandemi. Tablet, laptop, Playstation, Nintendo Switch, hingga iPhone 12 laris manis semasa pandemi.

Tidak dapat dimungkiri, pandemi telah mengubah segalanya, termasuk mengubah kebiasaan orang-orang dalam normal yang baru, dan kebiasaan membeli gadget baru.

Baca juga: 4 Tips Investasi Jitu yang Bisa Diterapkan Saat Pandemi

Pandemi COVID-19 dan booming gadget

Gartner, sebuah firma riset dan konsultan memperkirakan bahwa penjualan ponsel pintar sempat turun 20% pada kuartal kedua tahun ini.

Ini adalah masa saat sebagian besar dunia menghadapi beban kasus pandemi COVID-19 yang parah dan terus meningkat, sementara ekonomi mengalami penurunan tajam.

Sebelum tahun 2020, konsumsi barang elektronik mengalami surut tajam. Orang-orang cenderung mengalihkan dana mereka untuk membeli hal yang lebih penting dan pokok.

Cara orang membeli gadget juga menjadi berbeda. Situs ulasan produk menjadi tempat andalan orang-orang untuk mencari panduan sebelum membeli gadget.

Namun, pandemi COVID-19 mengubah segalanya. Amazon misalnya mencatat bahwa pada hari prime day mereka terjadi ledakan penjualan yang signifikan.

Amazon mencatat barang-barang seperti tablet elektronik untuk anak, headphone peredam bising, panci instan. Begitu juga barang barang pelengkap kantor dan rumah laris manis bak kacang goreng.

Barang lain yang laris di Amazon semasa pandemi adalah speaker bluetooth. Termasuk produk buatan Anker, produsen yang sebelumnya membuat baterai portabel. Sekarang menjual proyektor portabel sehingga orang-orang bisa menonton film di rumah.

Booming gadget sebagai coping mechanism?

Booming gadget semasa pandemi adalah kisah tentang terpenuhinya kebutuhan baru dan pemulihan keinginan lama.

Membeli headphone peredam bising, tentu saja, merupakan perilaku konsumeris. Namun, barang ini memang diperlukan untuk orang yang kerap melakukan rapat daring dan tak ingin terganggu oleh suara bising di sekitarnya.

Bayangkan skenario ini, pasangan suami istri sama-sama harus melakukan rapat daring, padahal rumah mereka sangat kecil, dan ada anak kecil atau bayi yang tak berhenti mengoceh.

Solusi untuk mengatasi hal ini tentu saja dengan memiliki gadget berupa headphone peredam bising. Agar kedua pasangan ini dapat melakukan rapat tanpa mengganggu satu sama lain.

Barang lain yang juga diperlukan mereka yang kerap melakukan rapat daring adalah lampu penyorot, yang sebelumnya disediakan untuk kelas kreator, kini menjadi aksesori kantor wajib bagi pekerja yang menghadiri rapat jarak jauh.

Amazon sebagai salah satu kanal e-commerce terbesar di dunia menyatakan bahwa semua gadget tersebut terjual sangat laris di masa pandemi.

Baca juga: Prioritas Pengeluaran untuk Kesehatan Mental?

Apakah booming gadget semasa pandemi ini akan berakhir?

Booming gadget semasa pandemi ini barangkali merupakan sebuah angin segar bagi para produsen gadget. Tak dapat dimungkiri ini telah menyelamatkan bisnis mereka.

Namun, New York Times menilai booming gadget ini akan berakhir seperti biasanya: gadget-gadget ini akan menjadi barang usang yang tidak bisa digunakan lagi, lalu berakhir disimpan di lemari atau tempat pembuangan sampah di seluruh dunia.

Akan tiba waktu ketika kondisi dunia berubah, sehingga gadget-gadget yang sebelumnya dibeli di masa booming menjadi tidak relevan atau tidak bisa difungsikan optimal lagi, dan akhirnya berakhir di ruang penyimpanan.

Ini bukanlah hobi massal yang spontan atau kemerosotan ke dalam dekadensi.

Ini adalah populasi yang terpojok yang membelanjakan apa yang mereka bisa dengan harapan bahwa beberapa penemuan baru akan mencegah bencana, atau bahkan hanya kesuraman.

Gadget yang baru saja keluar dari jenis yang berbeda, dan dibeli dalam keadaan yang berbeda.

Konsumsi gadget telah lama digambarkan sebagai interface dengan beberapa bagian dari masa depan: opsi di rak tempat kita dapat memilih bagaimana, kapan, atau apakah kita ingin terlibat dengan apa pun yang akan datang.

Ilusi menyenangkan kala pandemi dengan gadget idaman

Ini merupakan sebuah ilusi yang menyenangkan, dan sayangnya hal ini tidak mungkin dipertahankan oleh pandemi.

Di tahun yang tidak terduga ini, yang paling beruntung membeli jalan mereka melalui masa-masa sulit, didukung oleh harapan bahwa pembelian lain dapat memperbaiki masalah baru.

Booming gadget di kala pandemi ini tidak perlu berbohong tentang menjadi the next big thing.

Mereka bahkan tidak mengklaim sebagai cara untuk mengejar ketinggalan dengan hal besar berikutnya.

Keusangan masa depan mereka yang dijamin—mungkin karakteristik yang menentukan dari sebuah gadget—bukanlah sesuatu yang disembunyikan.

Karena ketika itu terjadi, itu tidak akan mengecewakan. Tapi justru akan melegakan.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Simak juga:

Bantu kami membangun aplikasi investasi yang sesuai untukmu

Unduh aplikasi Pluang di iOS atau Android dan bergabunglah bersama lebih dari 800.000+ orang yang telah merubah cara mereka berinvestasi.

google-play apple-store