Tidak Kunjung Kaya? Ini 10 Alasan yang Menghambatmu Jadi Orang Kaya

Serba-serbi

Oct 21, 2019

Kita mungkin punya standar berbeda tentang apa artinya “jadi kaya”, tetapi pada hari-hari ini, kita mendapati sebagian besar dari kita, seberapa kuat aspirasinya untuk jadi kaya, tetap stuck. Tidak kunjung kaya. Ini membuat kita bertanya-tanya bagaimana, sih, cara menjadi orang kaya seperti para pengusaha yang memulai semuanya dari nol?

Cara menjadi orang kaya: Ini 10 alasan yang menghambat kamu jadi kaya

Cara menjadi orang kaya #1 Kamu kebanyakan bikin alasan dan menunda pekerjaan

cara menjadi orang kaya

Kamu secara sengaja bikin alasan terus-menerus untuk enggak mengejar targetmu. Memang tampaknya menyenangkan untuk tidak mengerjakan apa yang seharusnya kamu selesaikan. Tapi itu hanya ilusi jangka pendek.

Ingat, semakin banyak kamu menunda, semakin banyak waktu dan uang yang kamu sia-siakan. Cara menjadi orang kaya adalah dengan semakin cepat mengerjakan apa yang semestinya dikerjakan. Seperti halnya semakin cepat kamu memutuskan untuk berinvestasi, maka semakin berlipat pula keuntungan yang kamu peroleh.

Cara menjadi orang kaya #2 Kamu tidak punya kebiasaan untuk menabung

cara menjadi orang kaya
Kid earning money for future

Sebagaimana kamu menunda pekerjaan, barangkali kamu juga akan menunda dan beralasan “gue bakal nabung bulan depan aja” dan memilih menghabiskan penghasilanmu bulan ini. Padahal, semestinya kamu mulai berpikir menabung selayaknya body building. Latihan tiap hari akan membentuk otot dan memberimu tubuh yang kamu inginkan.

Menabung perlu dipelajari, dan itu langkah pertama cara menjadi orang kaya.

Cara menjadi orang kaya #3 Kamu suka mengeluh dan berpikir negatif

Kamu terus bilang kalau hidup begitu sulit. Barangkali kamu merasa kamu enggak bakal bisa lepas dari jerat kemiskinan, kamu pikir menjadi kaya hanyalah takdir dari orang-orang dengan privilese yang memang sudah terlahir tajir melintir.

Mentalitas macam ini bukan hanya bakal melemahkanmu, tapi juga menghentikanmu sama sekali untuk maju. Para pengusaha dan orang kaya pada umumnya punya cara berpikir sebaliknya; mereka memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk meraih kesempatan dan keuntungan dari apa yang mereka lakukan. Mereka berpikir positif dan percaya diri.

Baca juga: Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

#4 Kamu terlalu takut gagal

Ketika kamu terlalu takut gagal, kamu pada akhirnya akan takut bahkan untuk mengambil risiko. Di dunia bisnis dan keuangan, kamu perlu punya keinginan untuk mengambil risiko dan memulai sesuatu yang baru. Ikuti kisah-kisah sukses cara menjadi orang kaya dari para pebisnis dan pengusaha sukses. JK Rowling bahkan mesti ditolak 12 kali dulu oleh para penerbit dan perlu jatuh-bangun miskin dulu sebelum menerbitkan Harry Potter yang menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.

#5 Kamu menghambur-hamburkan duitmu

Bisa dipahami, karena kamu bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan bulananmu, kamu merasa perlu memberi dirimu kesenangan sebagai kompensasinya. Tak ada yang salah. Hanya saja, kamu perlu membatasi persentase dari pengeluaranmu, dibandingkan apa yang ingin kamu investasikan untuk masa depanmu.

Cobalah untuk menyisihkan penghasilanmu tiap bulannya, dan lihat ke mana investasi itu akan membawamu di masa mendatang.

#6 Kamu pikir orang bisa jadi kaya karena mereka beruntung saja

Masalah utama dari mentalitas ini adalah karena kamu sudah menyerah di awal. Begitu kamu berpikir kalau kamu hanya bisa kaya dengan memenangkan lotere, atau hanya karena ketiban keberuntungan, kamu akan merasa malas untuk berusaha. Sekali kamu berhenti berusaha, maka kamu menutup pintu ke cara-cara menjadi orang kaya.

#7 Kamu hanya memikirkan saat ini dan mengabaikan investasi di masa depan

Melakukan yang terbaik saat ini, alias carpe diem, memang menjadi slogan menarik. Kamu tidak perlu memikirkan tabungan atau investasi, bahkan kamu tak perlu merasa merancang masa depanmu. Pikirkanlah cara menjadi orang kaya. Dengan memancang tujuan itu di pikiranmu, maka kamu akan bersedia untuk berkorban dan belajar menabung. Berinvestasilah untuk masa depanmu.

Baca juga: Tujuh Tips Keuangan untuk Milenial

#8 Kamu berpikiran sempit

Kalau kamu terpaku pada pikiran sempitmu, kamu akan memilih untuk terus berpikir konvensional. Karena kamu selalu ingin bermain aman, kamu akan berakhir selayaknya mayoritas.

Kalau kamu ingin memperoleh penghasilan yang besar, kamu juga harus berpikir besar dan berani mengambil langkah untuk tujuanmu.

#9 Kamu hanya berinvestasi di satu hal saja (atau malah tidak sama sekali)

Kamu tidak akan pernah bisa bergantung hanya pada satu jenis investasi saja. Jika ingin menempuh cara menjadi orang kaya, kamu perlu berani untuk keluar dari zona nyamanmu demi mencari zona aman. Pertimbangkanlah untuk melakukan diversifikasi investasi.

Setelah kamu mempelajari berbagai jenis investasi, cobalah untuk mulai mengambil investasi pada hal yang paling sesuai dengan karakter menabungmu.

Baca juga: Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya

#10 Kamu tidak punya rencana atau tujuan spesifik

Sebagaimana kata pepatah, siapa yang gagal merencanakan akan pula gagal melaksanakan. Saat merancang tujuanmu, pastikan kamu sudah memikirkan juga strategi demi meraih tujuan-tujuanmu. Kamu juga bisa berlatih untuk menetapkan target demi mencapai tujuan yang kamu inginkan.

Jadi, kamu sudah tahu, kan, apa yang selama ini menghambatmu untuk maju? Yuk, mulai berinvestasi di Pluang dari sekarang.

Sumber: The New Savvy

Simak juga:

Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!