Reli Emas Berakhir, Harga Emas Turun ke Rp1,016,538.67 per Gram

Uang

Aug 14, 2020

Minggu ini, reli emas yang mencapai level harga $2000 tidak berlangsung lama. Emas jatuh 5,4% menjadi $ 1936,85. Karena daya tarik safe haven terkikis menyusul kemajuan di AS terkait dengan Dolar dan harapan terbaru untuk paket stimulus berikutnya. Lalu bagaimana dengan analisa harga emas minggu ini? Simak ulasan berikut ini!

Analisa Harga Emas – Trump Akhirnya Menandatangani Bantuan COVID-19 dan Dolar AS Pulih

Pada Senin pagi, analisa harga emas naik 0,53% menjadi $ 2.028,70. Emas mendapat kembali kekuatan dari kerugiannya di hari Jumat. Ketika harganya turun di tengah ekspektasi pada akhir minggu lalu karena Presiden Trump yang akan mendukung dan bertanggung jawab atas paket stimulus baru.

Selama akhir pekan, ekspektasi itu terpenuhi ketika Trump menandatangani empat perintah eksekutif. Yang mencakup perpanjangan tunjangan pengangguran dengan tarif yang lebih rendah di $ 400 dan bukan seperti paket sebelumnya di $ 600. Namun, perintah itu juga mengharuskan negara menyediakan dana untuk seperempat dari RUU tersebut.

DPR Demokrat langsung mengkritik langkah Trump karena tidak konstitusional. Tetapi Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin membantah bahwa mereka akan bertanggung jawab atas setiap penundaan dalam distribusi manfaat jika perintah tersebut ditentang secara hukum.

Dengan Kongres AS yang ingin memulai kembali negosiasi, analisa harga emas turun 0,51% lagi pada Selasa pagi menjadi $ 2.020. Apakah emas dapat membalikkan penurunannya atau kembali pada pergerakan bullishnya? Ini akan bergantung pada apakah Partai Republik dan Demokrat akhirnya dapat mencapai konsensus tentang langkah-langkah stimulus terbaru.

Analisa Harga Emas – Pemulihan Dolar AS Menghentikan Reli Emas

Indeks Dolar, yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang yang bersaing, naik 0,13%. Menyusul kenaikan terbesar satu hari sejak 5 Juni di 0,7% pada hari Jumat karena dolar AS rebound terhadap Euro setelah data menunjukkan pengangguran di AS turun menjadi 10,2%.

Namun, analis forex memiliki prospek yang lebih tinggi untuk rebound emas. Karena kontrak Comex Desember ditutup naik $ 11,70, atau 0,6% pada $ 2,039,70. Hal ini terjadi setelah emas mencapai level tertinggi di $ 2,089 pada hari Jumat, tertinggi dalam sejarah untuk kontrak berjangka emas.

Sementara itu, Sunil Kumar Dixit, seorang chartist independen untuk logam mulia memperingatkan bahwa reversal emas dapat dipertahankan jika bergerak di bawah $ 2.029. Dan bahkan dapat kembali level tertinggi sebelumnya di $ 1.920. Tetapi, ada juga kemungkinan bahwa kemunduran akan menguntungkan emas dalam jangka panjang.

Namun, emas tetap berada di atas angka $ 2.000 karena suku bunga masih diperkirakan akan tetap mendekati nol untuk beberapa waktu. Sementara itu, imbal hasil riil negatif juga memungkinkan karena jumlah kasus COVID-19 telah mencapai 20 juta. Dengan AS berkontribusi seperempat dari itu per 11 Agustus 2020.

Minat Terhadap Emas Berkurang

Saat imbal hasil obligasi AS naik, reli emas terhenti dan harga kontrak berjangka jatuh ke level terendah di $ 1874,20 per ounce, sementara emas spot merosot sebanyak 2,1% menjadi $ 1,872,61 pada hari Selasa.

Reversal datang mengikuti arus keluar dari ETF emas yang diperdagangkan di bursa dan telah berjalan 15 hari di wilayah overbought untuk indeks kekuatan relatif. Investor berlari ke emas, mencari perlindungan di aset safe haven ketika pandemi melanda ekonomi global. Mendorong bank sentral dan pemerintah untuk merespons dengan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menyusul pengumuman Trump bahwa dia “serius” mempertimbangkan pajak capital gain, emas berjangka turun 2,52% lagi menjadi $ 1.897,20 pada Rabu pagi. Karena indeks dolar melanjutkan pemulihannya, meningkatkan minat investor pada aset berisiko.

Akhir minggu

Meskipun dolar AS melemah pada hari Kamis, peningkatan imbal hasil obligasi dan harapan baru untuk vaksin COVID-19 baru menyebabkan harga emas turun menjadi $ 1947,50.

Optimisme atas undang-undang bantuan baru membuat dolar melanjutkan pemulihannya selama seminggu. Tetapi kerugian terjadi pada hari Kamis ketika Kongres AS menyelesaikan hari kelima negosiasi dimana Republikan dan Demokrat belum mencapai kesepakatan.

Di sisi lain, vaksin COVID-19 akhirnya sudah mendapat persetujuan regulator dan siap digunakan. Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko mengatakan bahwa vaksinasi massal akan dimulai pada bulan Oktober. Setelah Sputnik-V yang dikembangkan secara lokal telah “terbukti sangat efektif dan aman”. Tetapi sebagian besar regulator kesehatan khawatir karena belum ada bukti ilmiah menyangkut keefektifan dan keamanan.

Ayunan harga emas saat ini diperkirakan akan terus berlanjut. Tetapi investor tetap optimis karena Ed Moya mengatakan bahwa “perjalanan naik-turun emas masih panjang karena imbal hasil obligasi kemungkinan akan tetap volatil hingga akhir musim panas”.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Simak juga:

Cemas Terjadi Resesi Akibat Pandemi, Investor Nilai Aset Emas Paling Menjanjikan

Cara Investasi Emas yang Menguntungkan, Bagaimana Caranya?

Langkah-langkah Memulai Investasi

Apa yang Dimaksud dengan Menabung Emas Digital?

Mengapa Harus Investasi Emas?