Klaim Sudah Jatuh Tempo, Ternyata Ini Langkah Jiwasraya Untuk Melunasinya

Para pemegang polis asuransi-jiwasraya hingga kini belum dapat melakukan klaim asuransi Jiwasraya, JS Saving Plan.

Perusahaan pelat merah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ini masih belum mampu membayar klaim nasabah saving plan yang sudah jatuh tempo.

Ada indikasi bahwa tahap awal pembayaran tidak akan melalui pembentukan holding asuransi BUMN sebagaimana dijelaskan oleh Hexana Tri Sasongko, Direktur Utama Jiwasraya di Gedung DPR, Rabu (19/2).

asuransi-jiwasraya
Komisi 6 DPR Sumber: CNBC Indonesia

Kasus asuransi-jiwasraya ini telah santer di masyarakat sejak Oktober 2018. Klaim asuransi Jiwasraya JS Saving Plan yang ditunggak saat itu capai Rp802 M.

“Kami akan melakukan optimalisasi aset,” ungkap Hexana, menyebut cara yang akan ditempuh Jiwasraya untuk lunasi klaim asuransi yang sudah jatuh tempo.

Sejauh ini, manajemen asuransi-jiwasraya masih mencari cara melunasi tunggakan klaim kepada para pemegang polis.

Baca juga: Ekuitas Minus Rp23,29 T, Jiwasraya Bangkrut dan Gagal Penuhi Aturan OJK

Selain optimalisasi aset, Ini langkah asuransi-Jiwasraya lunasi klaim

klaim asuransi jiwasraya

Jiwasraya saat ini sedang menerapkan beberapa cara untuk segera dapat melunasi klaim kepada para pemegang polis JS Saving Plan.

Beberapa langkah yang ditempuhnya di antaranya, pertama, investasi aset finansial mulai dari penerapan portofolio manajemen dan restrukturisasi aset. Peningkatan tata kelola dan penerapan manajemen risiko investasi diberlakukan.

Selanjutnya, manajemen akan melakukan restrukturisasi organisasi dan perbaikan proses bisnis investasi.

Kedua, dengan investasi aset properti melalui kerjasama dengan konsorsium BUMN Karya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan pihak swasta. Ketiga, melalui proses restrukturisasi portofolio korporasi.

Langkah-langkah ini sesuai dengan salinan rapat dengar pendapat (RDP) asuransi-Jiwasraya dengan DPR pada November 2019 yang mengungkap rencana optimalisasi aset Jiwasraya.

DPR akan segera memanggil Kementerian BUMN terkait pembayaran klaim. Apalagi sebelumnya Kementerian BUMN berjanji akan membayar klaim pada Maret ini.

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR Mohamad Hekal, pada pertemuan Panja Jiwasraya, terdapat dua opsi pembayaran kepada nasabah JS Plan Jiwasraya, termasuk Penyertaan Modal Negara (PMN).

Baca juga: Jokowi: Tahun 2020 Ini Saatnya Lakukan Reformasi Lembaga Keuangan Non-Bank

Aset sitaan tersangka korupsi asuransi-jiwasraya ditaksir Rp11 T, kerugian negara capai Rp17T

asuransi-jiwasraya

Kejagung menduga aset milik tersangka kasus dugaan korupsi asuransi-Jiwasraya yang disita oleh penyidik mencapai Rp11 T. Sejumlah aset yang disita meliputi kendaraan, tanah, apartemen, saham, dan reksadana.

Saat ini, sementara proses hukum Jiwasraya masih ditangani Kejagung, OJK secara aktif membantu Kejagung dalam melakukan verifikasi atas rekening efek yang diblokir.

Sekitar 800 rekening saham dari sekitar 212 pemilik saham atau Single Investor Identification (SID) telah diblokir. Pemblokiran ini adalah upaya kejaksaan dalam melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat perusahaan ini.

Pihak kejaksaan memperkirakan kerugian negara akibat skandal asuransi-Jiwasraya ini capai Rp17 T. Nilai aset terbanyak yang disita berasal dari Benny Tjokrosaputro. Pemberkasan untuk enam tersangka telah ditetapkan dan ditahan.

Keenamnya adalah mantan Direktur Utama Hendrisman Rahim, Mantan Kepala Investasi dan Divisi Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

Dua tersangka lainnya dari pihak swasta yakni Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.

Di tengah proses hukum terhadap asuransi-Jiwasraya ini, OJK menilai industri asuransi masih berpotensi besar untuk tumbuh dan berperan lebih signifikan bagi ekonomi nasional.

Sumber: Kontan, CNN Indonesia, Detik Finance

Simak juga:

Apa Pengaruh Pelemahan Ekonomi Global dengan Turunnya Harga Minyak Dunia?

10 Daftar Orang Terkaya di Dunia, Siapa Sih yang Paling Menginspirasi?

Hemat Waktu, Simak Tahapan Cara Registrasi SKCK Online di Sini!

Naik Hanya 8,51%, Ini Alasan Serikat Buruh Tolak Kenaikan Upah Buruh yang Kecil

Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

Recent Articles

Related Stories

1 Comment

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here