Konsep Inner Scorecard Dalam Investasi

Ada yang tahu siapa investor tersukses di dunia? Dia adalah Warren Edward Buffett. Ia merupakan seorang komisaris, direktur utama dan pemegang saham terbesar hingga kurang lebih $119,000 di Berkshire Hathaway.

Ini pun membuat namanya kerap disebut menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Seperti tahun 2015, Forbes mengatakan Buffett menjadi orang terkaya ketiga di dunia.

Estimasi budget yang ia miliki hingga sekarang berjumlah $62 miliar. Tak hanya itu, ia juga dinobatkan menjadi salah satu orang paling berpengaruh di dunia oleh majalah Time pada tahun 2012.

Penasaran bagaimana bisa menjadi salah satu investor sukses sepertinya? Ia berbagi nasihat yang ia dapat dari sumber inspirasinya yaitu ayahnya.

Prinsipnya inipun yang ia ikuti hingga ‘sebesar’ sekarang. Menurutnya, semua orang bisa menjadi investor yang sukses. Hanya butuh satu prinsip utama yaitu milikilah ‘Inner Scorecard’ dibanding ‘Outer Scorecard’.

Apa perbedaannya? Outer Scorecard adalah ukuran eksternal yang biasa dilihat oleh orang lain.

Misalkan apa yang dipikirkan orang lain tentang kamu, citra dan kesuksesan kamu. Semua pandangan mereka mengenai kamu. Hal ini biasanya dikendalikan oleh kesombongan, keserakahan, ego dan ketidakharmonisan hidup.

Sedangkan Inner Scorecard lebih ke arah internal yaitu melihat bagaimana kamu memandang nilai dan memegang teguh kepercayaan diri sendiri.

Fokus pada bagaimana melakukan hal yang benar. Bukannya memikirkan hal apa yang akan orang pikirkan tentangmu terus menerus. Hal inilah yang paling sulit diterapkan di dunia bisnis, yaitu menjadi seseorang yang otentik.

Inner Scorecard inilah yang telah dipegang Warren Buffett dan membuatnya menjadi miliarder hingga sekarang. Butuh waktu yang lama untuk terbiasa namun semua tidak sia-sia bagi Buffett.

Guy Spier, seorang investor dan penulis buku The Education of a Value Investor mengatakan bahwa salah satu karakteristik Buffett adalah tidak kompromi mengenai standar dan nilai yang ia pegang teguh.

Ingin menjadi investor sukses seperti Buffett? Tidak ada kata terlambat bagi siapapun untuk memulai.

Buffett mengajarkan hal-hal dasar tips sukses untuk investor pemula juga lho. Ia memberikan nasihat bagaimana menerapkan Inner Scorecard yang menjadikannya investor sukses seperti sekarang antara lain:

Mulai dengan Apa yang Kamu Ajari Kepada Anakmu

Alice Schroeder, dalam buku The Snowball: Warren Buffett dan Business of Life, mengutip tip pengasuhan anak yang diterapkan Buffett. Yang perlu diajarkan pada anak adalah hal-hal tentang nilai dirinya.

Jika kamu menekankan atau fokus pada apa yang dunia pikirkan tentang kamu dan anakmu, dan justru lupa tentang bagaimana mereka harusnya berperilaku, makai ia akan berakhir dengan Outer Scorecard.

Perhatikan Siapa Teman-temanmu

Berkumpulkah dengan orang-orang yang lebih baik dari mu. Mungkin awalnya akan membuatmu stres atau bingung. Tetapi akan lebih baik daripada berkumpul dengan orang-orang yang tidak lebih baik, dipastikan kamu akan terjerumus juga.

Diakui atau tidak, lingkungan bisa mempengaruhi dan membentuk diri mu seperti apa di masa depan. Pola pikir, perasaan dan sikap tanpa disadari akan ikut bersama dengan cara berpikir dan bersikap dengan kelompok/lingkungan mu.  Sesederhana itu.

Dua Peraturan dalam Berinvestasi yang Tidak Boleh Dilupakan

Buffett mengajarkan filosofi investasi inner scorecard-nya dengan dua peraturan sederhana yaitu: Peraturan pertama, jangan pernah kehilangan uang. Peratuan kedua, jangan pernah melupakan aturan pertama.

Meski ia seorang miliarder, ia pun pernah kehilangan uang miliaran hingga sekitar $23 miliar ketika tahun 2008.

Maka belajar dari pengalamannya, ia menasihati kita agar lebih peka saat berinvestasi. Lakukan apa yang harus dilakukan, carilah bisnis yang berkelanjutan dengan reputasi baik, jangan ceroboh dan tebak-tebakan.

Buffett tidak pernah berinvestasi dengan pikiran siap kehilangan uang, dan kamu juga seharusnya tidak.

Jangan Ragu Pada Hal Apa yang Paling Penting Bagimu

Buffett mengajarkan tidak hanya menjadi seorang yang sukses tetapi juga seorang yang benar dengan hidup yang baik. Ia mengajarkan bahwa kesuksesan tidak dilihat dari apa yang telah kamu lakukan tetapi apa yang belum kamu lakukan.

Dengan semua tuntutan padanya setiap hari, Buffett belajar sejak lama bahwa komoditas terbesar dari semua adalah waktu. Dia hanya berusaha menguasai seni dan praktik menetapkan batas untuk dirinya sendiri.

Perbedaan orang yang sukses dan yang sangat sukses adalah pada kata ‘tidak’. Orang yang sangat sukses mengenal nilai pada dirinya sehingga berani mengatakan ‘tidak’ pada hal-hal yang tidak penting dan menghalangi tujuannya setiap hari. Tetap fokus dengan mengucapkan ‘iya’ pada hal-hal yang benar-benar penting & berpengaruh pada diri kita.

Siap menjadi investor sukses seperti Warren Buffett? Ingatlah ucapannya ini yang popular dan menjadi inspirasi orang-orang.

“The big question about how people behave is whether they’ve got an Inner Scorecard or an Outer Scorecard. It helps if you can be satisfied with an Inner Scorecard.”
— Warren Buffett

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *