Suku Bunga Turun, Harga Emas Justru Meningkat

Harga emas dalam 3 bulan terakhir mengalami kenaikan dahsyat dan tetap stabil di harga tinggi saat ini, karena ada ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (pemerintah Amerika Serikat) di minggu ini. 

Pasar emas fisik (ie. spot gold) naik 0,31% menjadi $1,422.65 per ons, sedangkan emas berjangka naik 0,25% ke harga $1,422.7.

Pelaku pasar emas sedang menunggu komentar Federal Reserve pada hari Rabu. Ada perkiraan dari beberapa investor berpengalaman bahwa Federal Reserve akan melakukan penurunan suku bunga sekitar 25 basis poin (bps) atau setara dengan 0.25%.

Harga emas tiga bulan terakhir

Mengapa Dampak Harga Emas Meningkat Ketika Suku Bunga Turun? 

Penurunan suku bunga mengakibatkan penghasilan dari deposito menjadi lebih kecil, sehingga tabungan emas menjadi lebih menarik bagi investor. Dalam sejarahnya, dolar adalah kelas aset yang menjadi kompetitor utama emas.

Emas adalah sebuah investasi yang tidak menerima penghasilan bunga, sehingga jika suku bunga tinggi, investor akan lebih cenderung menyimpan deposito dalam bentuk dolar.

Dolar bertahan mendekati puncak dalam dua bulan terakhir terhadap kompetitor utamanya, yaitu emas. Dolar perlahan-lahan menguat dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini tidak menyebabkan koreksi yang signifikan, tetapi menyebabkan jeda dalam perdagangan emas.

Dampak Ekonomi dan Politik Terhadap Investasi

Pelaku pasar juga akan mengawasi pembicaraan antara Amerika Serikat dan Cina di Shanghai minggu ini mengenai perang dagang yang sedang berlangsung. Negosiator dari kedua negara tersebut akan bertemu untuk melanjutkan negosiasi yang sudah berlangsung sebelumnya tanpa resolusi. 

Terkait hal ini, semakin jelas bahwa emas adalah pilihan aset terbaik selama masa ketidakpastian ekonomi dan politik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *